oleh

Paskibraka Dibekali Sikap dan Karakter untuk Sukseskan Upacara HUT RI

JOGJA.SIN.CO.ID – Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Yogyakarta siap menjalankan tugas pengibaran dan penurunan Duplikat Bendera Pusaka dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Penetapan penugasan kelompok pengibaran dan penurunan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Bidang Kesatuan Bangsa, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Yogyakarta, Lukman Hidayat, di Ruang Bima Balai Kota Yogyakarta, Senin (17/8).

Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Yogyakarta Nomor 65 Tahun 2026 tentang Penetapan Petugas Kelompok Pengibaran dan Penurunan Duplikat Bendera Pusaka dalam rangka Peringatan HUT Ke-81 Republik Indonesia.

Dalam keputusan tersebut, Pasukan 17 dipimpin Komandan Kelompok Azib Haidar Azfinoka. Sementara petugas pengibaran terdiri dari Komandan Pasukan Letda Duwi Suharyanto dengan Pasukan 8 yang terdiri atas pembawa nampan Savaira Luna Shiva Widodo, pendamping nampan Lativa Khalila Fauzi, serta tiga pengibar yakni Kevin Chaveezo Del Cannavaro, Muhammad Rusyda Aiqona, dan Samuel Tegar Sahisnu.

Kepala Bidang Kesatuan Bangsa, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Yogyakarta, Lukman Hidayat, saat membacakan surat ketugasan, di Ruang Bima Balai Kota Yogyakarta, Senin (17/8).

Baca Juga  Berangkatkan Relawan dan Logistik Pemprov Jateng Bantu Korban Gempa SulBar

Sedangkan petugas penurunan dipimpin Komandan Pasukan IPDA Sunardi, S.H. dengan Pasukan 8 yang terdiri atas pembawa nampan Theresia Widya Wistara, pendamping nampan Rayyan Kirana Dhipa, serta tiga pengibar yaitu Mujahid Zulafan Sabilussalam, Galih Rizky Pratama, dan Gala Adi Darma.

Selain Paskibraka, petugas pengiring Pasukan 8 melibatkan unsur TNI dan Polri, yakni Sertu Luqman Najib dari Kodim 0734, Sertu Sularno dari Lanal Yogyakarta, Pratu Dirga Syafa Fadilla dari Lanud Adisutjipto Yogyakarta, serta Bripka Sanusi Setya Pamingkas dari Polresta Yogyakarta. Pasukan 45 juga terdiri atas masing-masing satu regu dari Kodim 0734, Lanal Yogyakarta, Lanud Adisutjipto, dan Polresta Yogyakarta.

Wakil Ketua Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Kota Yogyakarta, Retina Nur Faizah Rumdono mengatakan, persiapan Paskibraka telah dilakukan sejak 13 Juli 2026. Selama kurang lebih tiga minggu pertama, para anggota mengikuti pelatihan tanpa menginap. Kemudian mulai tanggal 4 Agustus 2026, mereka menjalani pemusatan latihan di asrama selama satu minggu.

“Pelatihannya tidak hanya terkait baris-berbaris. Ada materi ruangan dan materi lainnya yang menunjang kemampuan serta kesiapan emosional mereka,” jelasnya.

Baca Juga  Masjid Didorong Jadi Pusat Pengentasan Kemiskinan dan Dakwah Masyarakat

DPPI saat ikut merapikan seragam Paskibraka sebelum kegiatan Upacara HUT RI dimulai.

Menurutnya, pola pelatihan tahun ini relatif sama dengan tahun sebelumnya. Namun, porsi pembinaan non baris-berbaris lebih banyak diberikan selama berada di asrama. Hal tersebut dilakukan untuk membentuk sikap dan karakter anggota Paskibraka agar mampu membawa nilai-nilai Paskibraka dalam kehidupan sehari-hari setelah menyelesaikan tugasnya.

Ia berharap, para anggota Paskibraka tidak hanya merasa bangga ketika mengenakan Pakaian Dinas Upacara (PDU) pada 17 Agustus. Kebanggaan tersebut diharapkan tetap melekat meskipun tugas dan masa penggunaan PDU telah selesai.

“Setelah PDU dilepas pun sikap Paskibraka akan tetap ada. Masyarakat akan melihat bagaimana kebermanfaatan seorang Paskibraka di lingkungannya. Jadi, silahkan tunjukkan kebermanfaatan seorang Paskibraka di lingkungan itu seperti apa,” katanya.

Sementara itu, salah satu anggota Paskibraka yang bertugas sebagai pasukan penurunan, Gala Adi Darma dari SMA Negeri 11 Yogyakarta, mengaku telah mempersiapkan diri melalui rangkaian latihan baik sebelum maupun selama berada di asrama.

“Dari situ saya menguji kesiapan saya dan hingga saat ini saya sudah percaya diri untuk bisa menurunkan Sang Saka Merah Putih,” ungkapnya.

Baca Juga  Staf Ahli MPR RI Datangi Sekretariat SMSI dan Bahas Perkembangan Jurnalistik Digital Siber di Indonesia

Wakil Ketua Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Kota Yogyakarta, Retina Nur Faizah Rumdono saat diwawancarai bersama salah satu anggota Paskibraka yang bertugas sebagai pasukan penurunan, Gala Adi Darma dari SMA Negeri 11 Yogyakarta.

Gala mengaku, awalnya tidak menyangka dapat sampai pada tahap tersebut. Namun, berkat doa dan restu orang tua serta kepercayaan terhadap kemampuan diri sendiri, ia terus berusaha menggapai kesempatan tersebut.

Ia juga berpesan kepada siswa-siswi lainnya agar tidak mudah menyerah dalam menjalani proses untuk meraih cita-cita. “Jangan berputus asa dengan suatu proses yang diawali. Terus berproses hingga mencapai tujuan tertentu. Mungkin bukan di Paskibraka, namun di hal tertentu siswa-siswi tersebut mendapatkan hal yang mereka impikan, bahkan bisa lebih dari Paskibraka,” imbuhnya.

Pelaksanaan tugas Paskibraka tersebut menjadi bagian penting dalam rangkaian peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Kota Yogyakarta, sekaligus menjadi momentum bagi generasi muda untuk menunjukkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan semangat kebangsaan

News Feed