oleh

RPH di Temanggung Lakukan Persiapan Hadapi Puncak Permintaan Daging Jelang Lebaran

TEMANGGUNG – Permintaan daging sapi di Temanggung berkurang selama awal Ramadan. Kendati begitu, Rumah Pemotongan Hewan (RPH) di wilayah tersebut terus melakukan persiapan menghadapi puncak permintaan daging menjelang Lebaran.

Kepala UPTD RPH dan Pasar Hewan, Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Temanggung, Antik Choiriyah mengatakan, jumlah sapi yang disembelih di RPH saat ramadan ini berkurang seiring dengan menurunnya permintaan dari masyarakat.

Saat hari biasa, para jagal bersertifikasi yang ada di RPH bisa memotong hingga lima ekor sapi, namun saat ini hanya dua hingga tiga ekor per hari.

Baca Juga  Penambahan Tempat Pelayanan Vaksinasi di Semarang

“Ya kalau bulan ramadan setiap tahunnya memang seperti ini. Jumlah sapi yang dipotong jagal jadi berkurang juga,” katanya, Sabtu (9/4/2022).

Melansir jatengprov.go.id, daging sapi yang telah dipotong tersebut biasa didistribusikan ke Pasar Kliwon Rejo Amertani Temanggung, dan sebagian kecil lainnya ke wilayah Kabupaten Wonosobo dengan kisaran harga Rp110.000 hingga Rp120.000 per kilogram, tergantung kualitas daging.

Baca Juga  Azis Syamsuddin: Evaluasi Sistem Penyimpanan Senjata dan Amunisi Polri dan TNI

Namun demikian, berdasar data tahun sebelumnya, jumlah permintaan daging mendekati hari raya Lebaran akan melonjak. Hal tersebut juga berdampak pada meningkatnya jumlah sapi yang dipotong di RPH tersebut.

“Prediksi kami sama seperti tahun lalu. Sesuai data kemarin, H-2 Lebaran itu puncak permintaan dan RPH bisa menyembelih hingga 35 ekor. Sedangkan H-1 nya 25 sampai 30 ekor,” imbuhnya, dilansir jatengprov.go.id.

Lebih jauh, Antik mengungkapkan, untuk menjamin kesehatan konsumen, pihaknya secara rutin melakukan pengecekan kesehatan secara ketat terhadap hewan-hewan yang masuk sebelum disembelih, hingga dagingnya terdistribusi. Upaya itu akan semakin diperketat saat mendekati hari raya.

Baca Juga  Ingin Belajar dan Berbisnis Kopi dengan Gratis, Ini Tempatnya

“Pemeriksaan meliputi antemortem dan postmortem sebelum dan sesudah dipotong. Kalau pada daging ditemukan cacing hati Fasciola sp, maka akan kami sortir. Termasuk pengecekan usia hewan. Sapi betina harus tidak produktif saat disembelih,” pungkasnya. (*/cr1)

News Feed