oleh

Bupati Kendal Apresiasi Santri Apik Kaliwungu Dukung Program Vaksinasi

KENDAL – Sebanyak 1.000 orang santri dari Pondok Pesantren (Ponpes) Apik Kaliwungu telah divaksin dosis 1, Senin (13/9/2021).

Apresiasi disampaikan Bupati Kendal Dico M Ganinduto kepada Pimpinan Pondok Pesantren Apik Kaliwugu dan para santri yang sudah mendukung dan menyukseskan program vaksinasi. Bupati juga berpesan kepada para santri walaupun sudah divaksin, untuk selalu mematuhi protokol kesehatan.

Disampaikan, selain di pondok pesantren, pelaksanaan vaksinasi juga terus dilakukan di tempat lain. Hal itu dilakukan untuk mencapai target vaksinasi di Kabupaten Kendal.

Baca Juga  BKOW DKI Serahkan Bantuan 100 Paket Sembako untuk Warga di Kelurahan Pulau Tidung

Terkait mekanisme pendaftaran, bupati menyampaikan, di Kendal ada tiga pendaftaran, yaitu pendaftaran melalui online, melalui pemerintah desa, dan melalui tempat seperti pondok pesantren.

“Diharapkan dengan adanya tiga konsep pendaftaran vaksinasi seperti ini, pelaksanaan vaksinasi ke depan bisa lebih cepat lagi, dan harapannya vaksin sekarang sudah lebih banyak didatangkan di Kabupaten Kendal, sehingga penyerapannya harus lebih ditingkatkan agar bisa lebih maksimal,” kata bupati saat memantau pelaksanaan vaksinasi di Ponpes Apik Kaliwungu.

Baca Juga  HUT Ke-72 Jateng, Beragam Etnis Nusantara Berkumpul

Ketua Yayasan Ponpes Apik Kaliwungu, Fadlullah Turmudzi mengucapkan terima kasih kepada Bupati Kendal, Kepala Dinas terkait, dan para tenaga kesehatan yang terlibat dalam kegiatan ini.

“Dengan adanya vaksinasi ini, tentunya apa yang menjadi kebutuhan para santri untuk menunjang kegiatan belajar mengajar bisa berjalan lebih maksimal lagi,” ujarnya.

Santri Ponpes Apik asal Dusun Brayu Desa Singorojo Rofiq, merasa sangat senang karena sudah divaksin.

Baca Juga  Pemkot Jaktim Kerahkan Empat Alat Berat untuk Pembangunan Waduk Halim Perdanakusuma

“Alhamdulillah, barusan sudah divaksin, saya sudah tidak merasa was-was lagi terhadap virus Covid-19, namun saya akan tetap menaati protokol kesehatan,” ujarnya. (*/cr1)

Sumber: aceh.siberindo.co

News Feed